Alat Potong Keramik – Jenis dan Cara Penggunaan

Author: No Comments Share:

Alat potong keramik merupakan suatu perkakas yang esensial khususnya bagi orang – orang yang bekerja sebagai tukang bangunan. Alat ini memiliki fungsi utama membantu memotong atau memperkecil ukuran keramik sesuai dengan ukuran yang dibutuhkan.

Dengan menggunakan alat ini penggunaan dan pemasangan keramik jadi lebih efektif. Alat potong keramik sendiri hadir dalam beberapa jenis. Ada yang jenisnya manual dan ada juga yang elektrik atau membutuhkan energi listrik.

Jika Anda ingin mengetahui alat ini lebih lanjut, berikut informasi selengkapnya!

Perbedaan Alat Potong Keramik Manual dan Elektrik

Alat potong keramik manual merupakan suatu alat pemotongan keramik yang bisa dipakai tanpa membutuhkan listrik. Alat manual untuk memotong keramik terdiri atas beberapa macam yaitu tilescriber dan tilecutter.

Keduanya dapat dipakai untuk membuat potongan keramik yang berbentuk garis lurus. Hanya saja baik tilescriber atau tilecutter sama – sama lebih cocok digunakan pada jenis keramik tanah liat.

Perbedaan antara tilescriber dan tilecutter sebagai berikut :

Tilescriber

Alat untuk memotong keramik secara manual ini terbuat dari logam dan berbentuk runcing seperti pena atau cutter. Biasanya dipakai dengan cara digenggam dan perlu penggaris logam sebagai alat bantu penggunaannya.

Penggaris tersebut diletakkan di atas bagian keramik yang ingin dipotong kemudian ditandai dengan pena. Selanjutnya tilescriber digoreskan dengan tekanan sesuai keberadaan penggaris atau tanda pena yang sudah digariskan sebelumnya untuk membuat keramik menjadi patah sesuai kebutuhan.

Tilecutter

Tilecutter ini merupakan suatu alat untuk memotong keramik yang menggunakan bahan logam untuk membuatnya. Tilecutter berbentuk persegi panjang dan memiliki mata pisau yang dilengkapi tuas sebagai alat potongnya.

Kalau dibandingkan jenis tilescriber, tilecutter menjadi suatu alat pemotong yang dapat memotong atau memangkas keramik secara lebih mudah, cepat dan hasilnya juga lebih presisi.

Cara Penggunaan Alat Potong Keramik

Cara penggunaannya adalah menandai bagian keramik yang akan dipotong. Kemudian keramik diletakkan di bawah alat potong dengan posisi mata pisau di pinggir. Mata pisau pun kemudian digerakkan dengan cara menekan untuk menggores garis yang telah ditandai cukup dalam.

Kemudian keramik diposisikan di bagian pembelah dan selanjutnya tuas ditekan agar keramik bisa dipatahkan. Alat ini memiliki semacam piranti penahan yang dijadikan sebagai batasan dan berfungsi mengunci. Jika ada sejumlah keramik yang akan dipotong, penguncinya bisa dipasang sehingga akan menghasilkan potongan keramik dengan ukuran yang sama.

Kemudian untuk alat potong keramik elektrik biasa disebut sebagai mesin gerinda. Mesin ini memiliki mata pisau yang berbentuk bundar. Mata pisau tersebut digerakkan menggunakan tenaga listrik. Di antara mata pisau tersebut terdapat pisau potong keramik yang digunakan untuk memotong keramik.

Mesin gerinda ini biasanya dijual di alat perkakas bangunan dengan ukuran, kecepatan putaran dan presisi yang berbeda – beda. Hasil potongan keramik dari mesin gerinda lebih baik dibandingkan dengan alat pemotong manual yang dapat memotong lebih cepat dan memberikan hasil potongan yang jauh lebih halus dan presisi.

Itulah sedikit informasi yang kami dapat bagikan terkait alat yang bisa digunakan untuk memotong keramik. Anda bisa menggunakannya untuk berbagai keperluan khususnya yang berkaitan dengan bangunan.

Previous Article

Pompa Ban Elektrik Portabel – Tips Membeli dan Kisaran Harga

Next Article

Cermin Inspeksi Kendaraan – Kegunaan dan Kisaran Harga

Artikel Serupa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *