Apa Itu Avometer : Cara Kerja serta Bagian Bagian Avometer Jenis dan Kisaran Harga

Author: No Comments Share:

AVOMETER

Avometer adalah alat yang digunakan untuk mengukur voltase atau tegangan. Kata avometer berasal dari “AVO” dan “meter”. ‘A’ berarti ampere, untuk mengukur arus listrik. ‘V’ berarti voltase, untuk mengukur voltase atau tegangan. ‘O’ berarti ohm, untuk mengukur hambatan. Meter adalah satuan ukuran. Avometer sering disebut Multimeter atau Multitester karena alat ini memang multifungsi. Alat ukur ini merupakan alat yang paling sering digunakan oleh beberapa teknisi.

contoh gambar avometer : wikipedia

 

Bagian bagian pada avometer

Prinsip kerjanya dari avometer yaitu,  mengambil daya dari baterai agar dapat digunakan. Alat ini memiliki dua buah kawat yang digunakan untuk menghubungkan objek yang akan diukur. Arus listrik yang mengalir melalui kawat akan diubah menjadi informasi digital dan akan muncul pada layar dalam bentuk angka.

Berikut adalah bagian-bagian avo meter terdiri dari beberapa komponen :

  1. Meter Korektor
  2. Mirror (Cermin)
  3. Range Selector Switch
  4. Terminal + dan –
  5. Zero Adjustment (Pengatur Jarum)
  6. Pointer (Jarum Meter)
  7. Scale Meter (Skala Meter)
  8. Angka Batas Ukur
  9. Kotak Meter

Dengan memahami prinsip kerjanya, maka kita akan lebih mudah belajar bagaimana cara menggunakan avometer.

 

Berikut adalah beberapa jenis trolley dan harganya

1. Avometer Digital

Avometer digital memiliki hasil pengukuran yang langsung berupa angka-angka (digit).

Keunggulan: hasil baca yang dihasilkan akan lebih akurat, penggunaannya lebih praktis, pada avometer biasanya telah menggunakan auto polaritas, sehingga tidak perlu khawatir bila terjadi salah terminal probe (+) dan (-).

Kelemahankeadaan baterai harus full karena apabila baterai sampai habis maka, tidak akan bisa digunakan sama sekali atau  pengukukurannya tidak lagi akurat.

Harga avometer digital ini berkisar Rp.80.000 – Rp. 200.000

 

2. Avometer Analog

Avometer analog memiliki tampilan yang menggunakan pergerakan jarum untuk menunjukkan skala. Avometer analog menggunakan jarum sebagai penunjuk skala. Untuk memperoleh hasil pengukurannya, maka kita harus membaca berdasarkan range dan devisi. Keakuratan hasil  pengukuran dari Avometer ini dibatasi oleh lebar skala pointer, getaran dari pointer, kalibrasi nol, jumlah rentang skala,keakuratan pencetakan gandar. Dalam pengukuran menggunakan Avometer ini, kesalahan pengukuran dapat terjadi karena kesalahan dalam pengamatan.

Keunggulan:  Digunakan untuk mengukur sinyal yang bersifat tidak stabil atau fluatuatif. Jika menggunakan avometer digital akan lebih sulit diukur.

Kelemahan: Menggunakan avometer ini harus dengan ketelitian saat pembacaan alat ukur, serta diperlukan kalibrasi pada penunjukkan jarum.

Harga avometer analog ini berkisar antara Rp. 70.000 – Rp.1.000.000.

 

Previous Article

Hand Pallet atau Truk Palet Tangan : Apa itu serta Jenisnya dan Kisaran Harga

Next Article

Pemadam Api Fire Extinguisher – Deskripsi Jenis serta Cara Penggunaan

Artikel Serupa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *