Bel Sepeda – Fungsi dan Cara Pemasangan

Author: No Comments Share:

Fungsi Bel Sepeda

Keberadaan bel sepeda sama fungsinya dengan notifikasi atau alarm di smartphone. Secara sederhana ini berfungsi sebagai penanda agar orang disekitar menyadari keberadaan sepeda yang melaju. Pada awal kemunculannya bel sepeda masih berbentuk seperti kubah dan hanya dengan satu model saja, berbeda dengan sekarang dimana bel sepeda memiliki banyak pilihan model bahkan bunyinya bisa di custom sesuai keinginan.

 

Memilih Bel Sepeda

Terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan pengguna sepeda dalam memilih bel yang ingin dipasang pada sepeda anda agar tetap sesuai fungsi dan estetika nya.

  • Pertama, pilih bel sepeda berdasarkan ukurannya. Mengingat bel sepeda di pasang di handler stang maka sebaiknya disesuaikan akan seberapa ukuranya, dalam hal ini penting untuk disesuaikan dengan diameter stangnya. Langkah ini seperti memilih jam tangan yang pas di tangan pemakainya.
  • Kedua, pilih bel sepeda dengan suara dan volumenya. Seperti ulasan di atas bahwa diera ini suara bel dapat di custom sesuai keinginan, tetapi tentunya adalah suara yang menarik perhatian dan singkat. Selain suara, volumenya juga harus disesuaikan dengan seberapa jangkauan yang diinginkan, ingat jangan berlebihan.
  • Ketiga, pilih bel sepeda yang memiliki fungsi tambahan, seperti kompas. Mengapa ini masuk dalam kriteria memilih, karena memiliki fitur 2in1 akan lebih praktis dan efisien.
  • Keempat, pilihlah bel sepeda dengan desain yang disukai. Sebenarnya ini sudah pasti menjadi preferensi karena tidak akan di beli jika tidak suka. Menariknya semakin banyak desain yang ada kadang pengguna akan memilih yang simpel saja. Tetapi tidak dipungkiri aksesoris itu memang harus menunjukan kesukaan seperti bentuk dan warnanya.

 

Cara Memasang Bel Sepeda

Terdapat dua cara pemasangan bel sepeda, tetapi keduanya dipertimbangkan berdasarkan bentuk bel dan juga stang di sepeda. Ada sepeda yang memang memiliki desain ruang untuk bel sepeda nya, tetapi ada juga yang tidak. Cara pemasangan yang pertama adalah dengan menggunakan baut atau mur, sehingga dibutuhkannya alat bantu berupa obeng untuk dapat memasangkan bel pada sepeda. Kedua, cara memasang bel sepeda otomatis ini diperuntukan untuk bel yang sudah memiliki dudukan yang tinggal di pasang atau dikaitkan pada stangnya. Inilah alasan kenapa harus memilih dengan tepat bel sepeda agar pemasangan juga dapat dilakukan dengan mudah dan tepat.

Previous Article

Drum Handler – Jenis dan Fungsi

Next Article

Scissor Lift – Jenis dan Cara kerja

Artikel Serupa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *