Jarum Jahit dan Stitching Awl Kerajinan Kulit

Author: No Comments Share:

Jarum Jahit dan Stitching Awl

Kerajinan kulit tidak lepas dari pekerjaan menjahit. Untuk menyatukan bagian-bagian kulit menjadi satu keutuhan diperlukan suatu metode penggabungan antar bagian yang dapat menjamin daya tahan sambungan tetap kokoh. Selain merupakan metode yang paling baik dan kuat untuk menggabungkan bagian-bagian kulit, metode menjahit pada kerajinan kulit juga dapat memberikan kesan estetik yang indah. Untuk dapat menghasilkan hasil jahitan yang baik, diperlukan sebuah alat yang dipergunakan untuk melakukan pekerjaan menjahit yaitu jarum jahit.

Kegunaan Jarum Jahit Kulit

Jarum jahit pada kerajinan kulit berguna untuk membantu pengrajin melakukan pekerjaan menjahit pada bagian bahan kulit yang lebih tebal ketimbang menjahit pada kain. Oleh sebab itu, jarum jahit untuk kulit berukuran lebih besar dan panjang untuk memastikan jarum kuat dalam melakukan pekerjaan menjahit. Lubang benang pada jarum jahit juga berukuran lebih lebar untuk memudahkan memasukan benang yang biasanya juga berukuran lebih besar ketimbang benang jahit kain.

 

 

Kegunaan Stitching Awl

Stitching awl berfungsi sebagai pelebar lubang jahit agar saat jarum jahit dimasukan lewat bahan kulit tidak tersendat akibat lebar lubang yang terlalu sempit. Stitching awl menjadi alat yang penting untuk pekerjaan menjahit pada kerajinan kulit. Ketebalan bahan kulit yang tebal akan menyulitkan jarum jahit yang masuk jika lubang jahit tidak diperlebar oleh stitching awl.

 

Cara Menggunakan Jarum Jahit Kulit

Terdapat teknik menjahit tertentu pada penggunaan jarum jahit kulit. Umumnya diperlukan 2 (dua) buah jarum jahit dan satu buah stitching awl untuk mulai melakukan pekerjaan menjahit. Teknik menjahit pada kerajinan kulit tergantung pada bagian mana dan bagaimana metode menjahit akan dilakukan.

  • Menjahit pada media kulit tidak dapat langsung dilakukan dengan melubangi kulit lewat jarum jahit, tetapi diperlukan penggunaan Cishel dan mallet terlebih dahulu untuk membuat lubang pola jahit.
  • Kemudian stitching awl digunakan untuk melebarkan lubang hasil dari chisel.
  • Setelahnya baru jarum jahit dapat masuk melewati media kulit.
  • Benang yang digunakan untuk menjahit biasanya benang nilon waxed dengan ukuran tertentu sesuai keinginan.

Artikel mengenai Mallet, Chisel, Benang Wax dapat diakses pada kategori “Kerajinan Kulit” website di toolbox.

 

Kisaran Harga Jarum Jahit Kulit dan Stitching Awl

Harga dari jarum jahit kulit sendiri ialah berkisar Rp 7.000 untuk jarum satuan tanpa gagang tembaga (seperti pada gambar diatas) Sedangkan jarum dengan tambahan gagang tembaga berharga di kisaran Rp 80.000. Sedangkan harga untuk stitching awl ialah berkisar Rp 45.000. Harga tersebut merupakan harga alat standar penggunaan. Harga bisa saja lebih mahal untuk alat dengan merek tertentu.

 

Previous Article

Hole Punches – Alat Pembuat Lubang Pada Kerajinan Kulit

Next Article

Skiver – Alat Penipis Bahan Kerajinan Kulit

Artikel Serupa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *