Jarum Jahit Rajut – Deskripsi dan Jenis

Author: No Comments Share:

Jarum Jahit Rajut

Jarum Rajut adalah alat yang sangat penting dan alat utama jika ingi menjahit ataupun Merajut sebuah benang. Jarum Rajut secara umum digunakan dalam berbagai hal seperti Menyulam , Merajut sehingga bisa menghasilkan Kain Rajutan, Pada umumnya, kegitan rajut merajut terdiri dari 2 macam yaitu Knitting dan Crocheting. Knitting dan Crocheting adalah dua hal yang berbeda , Knitting yang berarti Merajut dan Crocheting yang berarti Merenda atau Renda karena 2 hal ini adalah hal yang berbeda, maka jarum yang digunakan pun juga berbeda

 

Berikut ini kami sajikan informasi, kegunaan, dan kisaran harga untuk setiap jenis jarum rajut. Jenis jarum jahit rajut dapat dibedakan berdasarkan pemakaiaannya dan teknik penggunaannya.

1. Jarum Crocheting (Jarum Renda)

Jarum ini memiliki ujung yang berkait oleh karena itu ada sebagian pula menyebut jarum renda itu disebut Mengait. Panjangnya sekitar  antara 13cm-15cm. Jarum Rajut ini disesuaikan besar kecilnya menyesuaikan luas pada penampang benangnya yang digunakan untuk menghasilkan kreasi rajutan. Jarum Renda terbuat dari  stainless stell, aluminium dan bambu. Jenisnya ada dua, yaitu single pointed dan double pointed

2. Jarum Knitting (Knit)

Jenis Knitting memiliki ujung yang runcing tapi tidak seruncing jarum untuk menjahit bisa dikatakan runcing tapi tumpul, ukuran jarum ini mulai dari 1,25 mm hingga 20 mm. Jarum Knitting terbuat dari bahan besi, aluminium,bambu dan plastik. Berbed dengan jarum yang Lainnya , satu ukuran jarumnini terdiri dari dua buah jarum/ atau lebih yang digunakan secara bersamaan dipegang oleh tangan kanan dan kiri, jarum ini di banderol dengan harga Rp.30.000 sampai dengan Rp.50.000 tergantung dari bahan apa yang dibeli ada juga yang bisa sampai Rp.123.000 satu set dan lengkap

3. Jarum/Alat rajut lainnya

Selain jarum jarum yang telah disebutkan diatas ada juga jarum yang menggunakan cara berbeda seperti jarum rajut Tunisian, atau biasa disebut Tunisian Hook ini lebih panjang dari hook biasa,  Cara merajutnya pun sedikit berbeda

 

Cara Kerja :

  • Pertama jika ingin merajut tentukan hasil apa yang mau dicapai seperti Syal, Scraft, Topi, Selimut dan Sweeter dan lainnya.
  • Siapkan Bahan yang diperukan untuk merajut, seperti benang dengan warna yang diinginkan.
  • Lalu kuasai teknik Merajut atau cara merajut karena stiap teknik menghasilkan rajutan yang berbeda
  • Meniru Tidak ada salahnya meniru rajutan yang sudah ada.
Previous Article

Dongkrak Mobil – Cara Kerja dan Jenis

Next Article

Tang Ampere – Fungsi dan Cara Pakai

Artikel Serupa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *