Vibration Meter – Fungsi dan Cara Penggunaan

Author: No Comments Share:

Kegunaan Vibration Meter

Vibration Meter adalah sebuah alat pengukur getaran, alat ini sangat penting dalam bidang perindustrian terutama yang melibatkan mesin. Dengan Vibration Meter kita dapat mengetahui apakah mesin yang ada dapat bekerja atau beroperasi secara optimal atau tidak. Tingkat getaran mesin pada mesin kecil maupun besar menjadi tolok ukur kelayakan mesin untuk di gunakan.

Sebagai salah satu alat uji kelayakan Vibration Meter juga dapat menjadi penentu ambang batas penyesuaian kinerja mesin. Penggunaan Vibration Meter ini bukan hanya ketika mesin masih baru dan akan digunakan melainkan juga digunakan secara berkala untuk mengetahui keadaan mesin tersebut. Acuan dalam penyesuaian ambang batas mesin merupakan ketentuan dari Keputusan Menteri Tenaga kerja

 

Bagian- Bagian Vibration Meter

Sebagai salah satu alat yang krusial dalam industri yang menggunakan mesin dengan berbagai ukuran Vibration meter memiliki berbagai bagian yang tentunya memiliki fungsi yang bersinergi, bagian tersebut di antaranya;

  • Sensor Vibration. Menjadi bagian untuk mengubah signal getaran fisik menjadi signal analog. Pada bagian ini akan dapat terlihat seberapa besar tegangan listrik yang dimiliki dari getaran mesin tersebut.
  • Dynamic Signal Analizer. Merupakan bagian lanjutan dari sensor vibration yang dapat merubah hasil sensor vibration kedalam data digital lengkap berkaitan dengan nilai getaran yang dihasilkan oleh mesin yang diukur.

 

Cara Menggunakan Vibration Meter

Meskipun terkesan sebagai alat yang rumit, tetapi cara penggunaannya tidak sesulit yang dibayangkan.

  • Pertama, lakukan pengecekan terhadap Vibration Meter dan pastikan setiap detailnya dalam kondisi yang baik dan dapat digunakan seperti display, baterai, kabel dan lainnya.
  • Kedua, pastikan tombol power berfungsi ON/OFF.
  • Ketiga, nyalakan Vibration Meter dan tempelkan bagian sensor nya pada mesin atau benda yang diukur, dan tunggu proses dari sensor vibration ke dynamic signal analizer, dan hasil pengukuran berupa angka vibrasi dapat dilihat pada bagian display nya.

Melakukan kontrol secara berkala dengan melakukan analisa getaran mesin juga dapat menjadi antisipasi kerusakan mesin, alat sepenting ini di bandrol harga mulai jutaan sampai dengan belasan juta rupiah.

Previous Article

ELCB Tester – Fungsi dan Kisaran Harga

Next Article

Saddle Jok Sepeda – Jenis dan Tips Memilih

Artikel Serupa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *