Waterpass Laser – Fungsi dan Cara Penggunaan

Author: No Comments Share:

Apa yang dimaksud dengan waterpass laser? Jadi waterpass laser merupakan sebuah alat ukur yang digunakan untuk menentukan posisi sebuah benda atau garis apakah sudah sejajar pada bentuk vertikal, horizontal atau belum.

Waterpass yang tersedia di pasaran sendiri ada banyak jenisnya. Salah satunya ada waterpass laser yang saat ini sudah cukup banyak digunakan. Penjelasan selengkapnya tentang waterpass laser bisa Anda simak dalam ulasan berikut ini!

Waterpass Laser

Sama halnya dengan waterpass yang lain, fungsi waterpass laser juga digunakan sebagai alat  ukur untuk menentukan posisi sebuah benda atau garis vertikal atau pun horizontal apakah sudah sejajar atau belum.

Untuk harganya, waterpass laser dibanderol dengan harga bervariasi namun rata – rata dibawah 90 ribu rupiah. Mengenai cara penggunaan waterpass seperti apa, langkah – langkahnya sebagai berikut :

  • Pertama diafragma waterpass laser tetap berada pada posisi yang tegak lurus terhadap sumbu yang akan diukur, atau yang kita kenal sebagai sumbu I.
  • Pastikan posisi dari garis tersebut diatur agar tetap dalam kondisi tegak lurus terhadap sumbu I.
  • Jika bagian sumbu I-nya telah diposisikan secara vertikal, tentu gelembung yang muncul akan tetap seimbang meski teropongnya akan berputar – putar yang artinya hal tersebut mengindikasikan bahwa garis bidik selalu dalam posisi datar atau merata.
  • Buat sebuah garis bidik dan pastikan berada di posisi sejajar dengan garis arah pada alat ukur. Hal tersebut bertujuan agar Anda yang sedang mengukur bisa memastikan garis arahnya benar – benar mendatar. Garis bidik mendatar itulah yang akan digunakan dalam proses pengukuran ketinggian pada suatu bidang ukur.
  • Mulailah menggunakan waterpass laser dengan membuat garis sumbu horizontalnya. Kemudian perhatikan kedudukan tingkat mendatarnya melalui tabung.
  • Pada skala utama, Anda akan tahu berapa besaran derajad dan menit untuk memperhatikan jarum yang menghimpit pada skala. Anda juga perlu ingat bahwa setiap titik pada skala utama memiliki nilai yang besar yaitu mencapai 10’.
  • Sementara pada skala nonius, besaran derajad jarum yang berhimpitan dengan skala besarnya adalah 20’.
  • Untuk membaca hasil pengukuran yang sudah didapatkan, caranya adalah dengan menjumlahkan hasil bacaan skala utama ditambah dengan skala noniusnya.

Sebagai penjelasan bahwa untuk garis vertikal pada waterpass laser adalah garis yang mengarah ke bumi dengan nilai yang sama seperti garis menurun.

Bidang horizontal merupakan suatu bidang dengan posisi yang akan tegak lurus dengan garis vertikal. Sementara bidang horizontal mengikuti bentuk permukaan air laut sehingga agak lengkung. Ada juga bidang datum yang merupakan sebuah bidang yang dijadikan referensi untuk menentukan ketinggian suatu objek.

Dalam pengukuran menggunakan waterpass laser juga dikenal istilah elevasi. Elevasi ini merupakan suatu jarak vertikal yang sudah diukur pada bidang datum. Jika elevasi suatu objek sudah diketahui maka menentukan nilai benchmarknya akan mudah.

Jadi istilah benchmark merupakan suatu titik yang elevasinya sudah diketahui. Benchmark ini dijadikan sebagai landasan atau pedoman dalam pengukuran elevasi lingkungan sekitar.

Itulah sedikit informasi yang kami dapat sampaikan terkait waterpass laser beserta cara penggunaannya yang tepat.

Previous Article

Panel Surya Mini Untuk Rumah – Jenis, Cara Kerja, dan Manfaat

Next Article

Lem Keramik atau Nat Keramik – Manfaat, Cara Penggunaan, dan Harga

Artikel Serupa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *